• Hubungi kami di 021 3158941, Whatsapp 0812 1079 2137 atau
  • Email info@apotektitimurni.com

Artikel

Ini Caranya Agar Terhindar Dari Obat Palsu

Selama 2014, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menyita obat ilegal dengan total nillai mencapai Rp24 miliar dan pelanggaran mencapai 583 kasus. Melihat tingginya angka kasus pemalsuan obat, International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG) selaku organisasi perusahaan farmasi multinasional, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai peredaran obat-obatan palsu.

Menurut Luthfi Mardiansyah, Ketua Komite Eksekutif IPMG, kasus obat yang sering dipalsukan biasanya obat-obat yang banyak dicari seperti obat hipertensi dan obat untuk memperkuat stamina lelaki.
"Peredaran obat palsu ini harus disikapi dengan serius. Karena semakin laku obat, biasanya makin banyak dipalsukan. Bahkan yang memalsukannya ini ada di dalam negeri dengan teknologi yang sudah canggih," katanya pada acara Temu Media di Jakarta, Selasa (20/1/2015).
Lebih lanjut Luthfi mengatakan, kerugian yang akan ditanggung pasien akibat peredaran obat palsu bukan hanya dari segi finansial, tapi juga kesehatannya. Oleh karena itu, menurutnya, IPMG sangat proaktif dalam upaya memberantas obat palsu.
Oleh karena itu, IPMG mengimbau agar masyarakat membeli obat hanya di apotek resmi untuk menghindari pembelian obat palsu. Selain itu, ia menyarankan agar masyarakat aktif untuk melaporkan adanya kecurigaan pada obat palsu yang beredar di lingkungannya.
"Supaya tidak menjadi korbannya, sebaiknya memang hanya membeli obat di apotik resmi dengan resep dokter. Jika memiliki kecurigaan pada obat yang beredar di pasaran, laporkan ke BPOM," imbau Luthfi.
Organisasi nirlaba yang beranggotakan 24 perusahaan farmasi ini telah berkoordinasi dengan BPOM dalam program edukasi publik tentang obat palsu. IPMG pun aktif bekerja sama dengan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) dalam memberikan pendidikan kepada apoteker tentang obat palsu.
"Kami bekerja sama dengan BPOM sudah membuat website www.stopobatpalsu.com untuk mengedukasi masyarakat tetang bagaimana cara membedakan obat palsu dengan obat asli dan daftar obat apa saja yang telah dipalsukan untuk diwaspadai," tutup Luthfi.

Hubungi Kami

Jl. Kramat Raya No.128, 
Jakarta 10430

Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Phone: +62 21 3158941
Whatsapp: +62 812 1079 2137
Website: www.apotektitimurni.com

Karir

Dibutuhkan Asisten Apoteker.

Qualifikasi:

> Pria / wanita usia maksimal 30 tahun

> Pendidikan D3 atau S1 Farmasi

> Pengalaman min. 1 tahun sebagai Asisten Apoteker

> Memiliki kemampuan komunikasi yang baik, penampilan

    menarik

> Disiplin dan bertanggung jawab

> Mampu mengoperasikan computer

> Memiliki loyalitas dan kejujuran yang tinggi

> Sehat jasmani dan rohani

> Mempunyai STRTTK (Surat Tanda Registrasi Tenaga

   Teknik Kefarmasian)

Silahkan kirim CV anda ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

CC  This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.